Struktur ilmu
Pengertian Struktur Ilmu
Struktur ilmu merupakan sebuah mekanisme kerja ilmu yang terdiri dari
komponen-komponen yang satu sama lain saling terkait dalam upaya
mencari suatu kebenaran dari sebuah pengetahuan yang kemudian dapat
disebut sebagai ilmu.
Adapun fungsi struktur ilmu adalah sebagai system yang memproses
hipotesis dari suatu masalah yang dimunculkan, kepada kenyataan yang
membenarkan atau menolak hipotesis tersebut.
Jika sesuai dengan
hipotesis maka jadilah ia sebagai temuan ilmiah atau prinsisp-prinsip
sebuah pengetahuan ilmiah dan atau yang disebut sebagai ilmu. Adapun
jika ternyata menolak hipotesis, maka berhentilah sampai di situ saja.
Terkait dengan pengertian dan fungsi dari struktur ilmu, sangatlah tidak
berlebihan jika struktur ilmu dianggap sebagai sebuah metode yang harus
dimiliki oleh siapapun yang berkecimpung di bidang pengetahuan,
sehingga akan dapat membedakan antara pengetahuan biasa dan pengetahuan
yang didapat melalui metode ilmu.
Selain itu dengan penguasaan struktur
ilmu, memungkinkan juga bagi siapapun untuk menjadi seorang ilmuan yang
selalu inten dalam pengembangan pengetahuan.
Pada saat sekarang ini ingin menyampaikan satu dari sekian aliran filsafat untuk sampaikan kepada, akan tapi bila kalian menguasai atau memahami aliran filsafat lain silahkan bahas disini.
Para ilmuan masa kini lebih cenderung menganut ke aliran positifisme untuk
mendapatkan suatu kebenaran ilmu, oleh karena itu sangat tidak
berlebihan jika struktur yang diuraikan di atas sudah dianggap memadai
dalam kajian ilmu pengetahuan dan pengembangannya.
Positifisme adalah suatu aliran filsafat yang menyatakan ilmu alam sebagai satu-satunya sumber pengetahuan
yang benar dan menolak aktifitas yang berkenaan dengan metafisik. Tidak
mengenal adanya spekulasi, semua didasarkan pada data empiris.
Sesungguhnya aliran ini menolak adanya spekulasi teoritis sebagai suatu
sarana untuk memperoleh pengetahuan.
Menurut August Comte di dalam kehidupannya menuliskan pemikirannya di dalam
“Filsafat Positif” (Cours de Philosophie Positiv) pada tahun 1830. Di
dalam pemikirannya ini, menyatakan bahwa akal budi manusia sangat terbatas. Gejala alam diterangkan oleh akal budi berdasarkan hukum-hukumnya yang
dapat ditinjau, diuji dan dibuktikan dengan cara empiris. Penerangan ini
menghasilkan pengetahuan yang instrumental,
Metode positif ini mempunyai 4 ciri, yaitu :
- Metode ini diarahkan pada fakta-fakta,
- Metode ini diarahkan pada perbaikan terus-menerus dari syarat-syarat hidup,
- Metode ini berusaha ke arah kepastian, dan
- Metode ini berusaha ke arah kecermatan.
Metode positif juga mempunyai sarana-sarana bantu yaitu pengamatan, perbandingan, eksperimen dan metode historis. Tiga
yang pertama itu biasa dilakukan dalam ilmu-ilmu yang membahas tentang alam, tetapi metode
historis khusus berlaku bagi masyarakat yaitu untuk mengungkapkan hukum-hukum yang menguasai perkambangan gagasan-gagasan.
Positivisme merupakan emprisme, yang dalam segi-segi tertentu sampai kepada kesimpulan logis ekstrim karena pengetahuan apa saja merupakan pengetahuan empiris dalam satu atau lain bentuk,
maka tidak ada spekulasi dapat menjadi pengetahuan.
Tempat utama dalam
positivisme pertama diberikan pada sosiologi, walaupun perhatiannya juga diberikan pada teori pengetahuan yang diungkapkan oleh Comte.
Kontek Ilmu
Sebagai perbandingan dari pendapat August Comte, dalam kontek ilmu yang lain, bahwa struktur ilmu selalu mencari sebuah kebenaran, benar menurut rasio, mendasar dan diakui secara umum, untuk menambah wawasan lain tentang struktur ilmu coba kalian buka http://ad3khalis.blogspot.com/2018/12/struktur-ilmu.html, pelajari lebih dalam lagi tentang;
1. Fakta
2. Konsep
3. Generalisasi
Tugasnya
Sekarang bagaimana jika struktur ilmu itu tentang ilmu matematika, ilmu fiqih atau ilmu hadist, pilih satu diantara tiga ilmu atau ilmu lainya untuk diuraikan sbb;
1. apa faktanya
2. bagaimana konsepnya
3. bagaimana generalisasi sebagai kesimpulan umum
Catatan;
Kuliah kali ini adalah pertemuan akhir semester 2 yang ke 13. Untuk menambah kisi-kisi sebagai bahan UAS pekan depan, maka kerjakanlah tugas tersebut sebagai bukti hadir pada kuliah hari ini.